Traveling Sambil Belajar Budaya Di Museum Nasional Korea

Museum Nasional Korea adalah museum terbesar yang menyimpan sekitar lebih dari 410 ribu peninggalan sejarah sejak Zaman Paleolitik sampai dengan awal abad ke-20. Traveling ke luar daerah atau Negara tentu saja tidak hanya untuk jalan-jalan. Tetapi kita juga bisa sekaligus belajar tentang budaya yang baru di daerah tersebut. Salah satu tempat yang bisa membuat kita memperoleh banyak pengetahuian yaitu museum. Saat berkunjung ke Korea Selatan, anda bisa mengunjungi Museum Nasional Korea. Di sana, anda bisa sekaligus belajar tentang budaya dan sejarah Korea Selatan.

Traveling-Sambil-Belajar-Budaya-Di-Museum-Nasional-Korea

Museum Nasional Korea mempunyai lebih dari 12.000 mahakarya yang tersebar ke dalam enam galeri permanen yaitu Prasejarah dan Sejarah Kuno. Juga Sejarah Abad Pertengahan dan Modern Awal, Kaligrafi dan Lukisan, Karya Sumbangan, Seni Dunia serta Galeri Patung dan juga Kerajinan. Kompleks Museum Nasional Korea tersebut dibangun di atas tanah dengan luas 307.227㎡ dan luas bangunan mencapai 45.438㎡.

Museum ini untuk pertama kalinya di dirikan pada tahun 1945 lalu mengalami perluasan di tahun 2005. Pembangunan Museum Nasional Korea memiliki tujuan untuk melestarikan serta menampilkan warisan budaya Korea dan menyediakan program pendidikan yang mudah di akses oleh semua orang. Jika anda ingin tahu lebih lanjut tentang Wisata di Museum Nasional, maka simak ulasan berikut ini :

Menikmati Wisata Di Museum Nasional

wisata-Museum-Nasional-Korea

Banyak hal bisa anda temukan di Museum Nasional Korea, sehingga anda tidak akan merasa bosan. Mulai dari peninggalan prasejarah, benda warisan budaya, galeri seni dunia, patung serta kerajinan bisa anda temukan disini. Ini tahu apa saja yang ada di Museum Nasional Korea? berikut ini sudah KELILING DUNIA sediakan informasi lengkapnya.

Baca Juga : Nikmati Keseruan Bermain Wahana Menarik Di Lotte World

Peninggalan Prasejarah

Pada lantai pertama di Museum Nasional Korea, anda dapat melihat peninggalan prasejarah serta sejarah kuno Korea Selatan. Yang mana mulai dari perkakas batu sejak zaman Paleolitik sampai monolit batu dari era Balhae. Juga ada galeri masa sejarah pada abad pertengahan serta modern awal. Museum ini juga menampilkan benda-benda denga nilai sejarah yang tinggi dari Dinasti Goryeo, Joseon serta Kekaisaran Korea.

Selain itu, ada juga harta karun nasional berupa pagoda batu dengan sepuluh lantai dari kuil Gyeongscheonsa di provinsi Gaepung Gyeonggi, Dinasti Goryeo pada tahun 1348. Jika di lihat dari dekat maka badan pagoda dari lantai satu sampai ke lantai empat diukir dengan adegan perkumpulan umat Buddha. Yang mana Pagoda ini secara ilegal dipindahkan ke Jepang pada tahun 1907 namun kembali ke Korea di tahun 1918.

Benda Warisan Budaya

Galeri pada lantai dua Museum Nasional Korea menawarkan beragam benda warisan budaya yang dihadiahkan untuk museum. Selain itu ada galeri kaligrafi, lukisan dan juga Ruang Kontemplasi yang sangat tenang.  Semenjak tahun 2022, ruang galeri yang sudah berisi koleksi donasi dari para donatur tengah dalam masa renovasi. Yang maka di rencanakan akan selesai pada tahun 2024. Sebelumnya, di ruangan ini pengunjung dapat melihat serta membaca arsip materi dan berbagao informasi tentang donasi, serta konten media.

Selain itu, ada galeri Kaligrafi serta Lukisan yang menampilkan lukisan tradisional Korea seperti lukisan Buddha dan pastinya berbagai kaligrafi. Di sini, pengunjung bisa melihat jajaran lukisan dengan beragam teknik yang selalu berkembang di setiap masa.

Juga ada Ruang Kontemplasi yang Tenang. Di mana ruangan ini menyimpan dua patung Bodhisattva yang sudah di tetapkan sebagai harta karun nasional. Patung ini adalah gambaran Sakyamuni yang tengah termenung dan memikirkan kehidupan manusia.

Patung Bodhisattva Termenung merupakan patung Bodhisattva yang tengah bermeditasi. Dengan posisi kaki kanan di siling pada bagian atas lutut kiri serta jari yang menyentuh pipi. Tingginya kira-kira satu meter dengan terdapat mahkota kecil yang bisa di lipat menjadi tiga di atas kepala.

Galeri Seni Dunia, Patung Dan Kerajinan

Terakhir, Museum Nasional Korea juga memamerkan galeri Seni Dunia dan galeri Patung serta Kerajinan. Tidak hanya sebagai penyimpanan benda bernilai sejarah, tetapi pengunjung juga bisa menikmati dessert tradisional Korea yang tersedia di Sayu Tea House. Galeri patung serta kerajinan menyimpan berbagai patung Budha, keramik serta seni logam yang mewakili Dinasti Joseon. Seperti peralatan bungeong dan juga porselen putih.

Kemudian ada galeri Seni Dunia yang menampilkan beragam presentasi seni serta budaya Asia yang berasal dari Mesopotamia dan Asia Tengah. Juga India-Asia Tenggara, Jepang, Tiongkok, Yunani dan Roma kuno. Galeri Seni Dunia lalu terbagi menjadi tiga bagian. Yang pertama adalah ruang yang menampilkan lukisan serta patung religi. Kedua yaitu benda yang di temukan dari makam. Lalu yang terakhir merupakan ruang yang memamerkan barang temuan pada Makam Astana di wilayah Turpan.

Wisata Museum Nasional Korea tentunya terbuka untuk masyarakat lokal serta turis asing. Untuk mengetahui informasi lainnya seputar wisata, anda bisa mengunjungi friendsoflimekilnsociety.org.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *